Bavure's Blog

Just another WordPress.com weblog

Me and my baby -happy chapter- Maret 14, 2009

Filed under: Uncategorized — Nia only @ 6:07 am

Menjadi ko-ass di bagian anak dan obstetri ginekologi membawa alam pikiran pada sesuatu yang harus kusyukuri. Betapa aku bersyukur punya ibu yang dari rahim sucinya aku dilahirkan.

Saat itu, kali pertama mengikuti proses persalinan, lahirnya makhluk suci ke dunia penuh dosa ini, banyak hal yang terjadi, banyak rasa di sana (seperti kata iklan nano-nano) persalinan sebuah proses keluarnya janin dari dalam rahim seorang ibu ke dunia luar, bukan proses yang cepat, bahkan untuk menunggu si jalan lahir berdilatasi maksimal (awam : bukaan penuh) saja butuh waktu yang lama, belum lagi erangan karena rasa sakit yang ditimbulkan proses tersebut….
Saat itu tak ada kata yang dapat terucap, cuma dalam hati bersyukur bisa mengecap kemajuan teknologi hingga spontan jari-jari ini menulis sebuah pesan pada sang bunda yang nun jauh di sana “Ma, terima kasih sudah melahirkanku, suatu anugerah terbesar bisa lahir dan menjadi anakmu….ternyata melahirkan itu sakit yah ma..”

the baby

Karena dukungan seorang sahabat pula kuberanikan berbagi cerita itu di sini, semoga kisah-kisah ini membawa kita pada titik kesadaran kalau setiap kita dilahirkan bukan tanpa suatu tujuan, meski kita lahir dari latar belakang dan cara yang berbeda-beda, tapi ada tujuan di dalamnya…dan bersyukurlah punya ibu yang dari rahimnya kau dilahirkan.
Melihat begitu banyak pelecehan, penolakan, kekerasan yang kini dilakukan pada kaum ibu, harusnya kita berpikir dua kali sebelum berpaling dari ibu kita..

cryin-baby

This one i called “crying baby”
Namanya bayi Ny.R, dia masih belum diberikan nama saat lahir, karena dia terpaksa dirawat di NICU (Neonatal Intensive Care Unit) karena menderita Sepsis Neonatorum, penyakit infeksi pada bayi yang sudah mengenai organ-organ penting tubuhnya….
Wajahnya saat datang begitu pucat, dengan nafas tersengal-sengal dia harus berbaring di dalam inkubator. Dia tidak bisa terlalu sering dikunjungi, pajanan terhadap dunia luar akan membuatnya semakin rapuh.. Sang ibu yang melahirkannya hanya mampu menungguinya dari luar, dia melihat sang buah hati bak melihat ikan berharga dalam aquarium, bila ikan itu dia genggam di tangannya ikan itu tak mampu bernafas, dan akhirnya hanya doa yang mampu diucapkannya….
Lebih dari satu minggu dia berada dalam kotak kecil yang so complicated itu..hingga akhirnya dia bisa terlepas dari bantuan oksigen, di malam2 terakhirnya di RS aku menjenguknya dan menemaninya, mencoba bernyanyi diiringi fasilitas mp3 handphoneku, berharap dia bisa mendengar, dia bisa bangkit dan bertahan, kembali ke ibu yang sudah menantinya.

the fat one

Hmm yang satu ini, i call him “The fat one”
hahaha, dia memang gemuk, lihat saja dari pipinya yang menggumpal bagaikan ada bakpao dalam mulutnya. Siapa bilang bayi tidak bisa obesitas juga, anakku yang satu ini lahir dengan berat 4150 gram, melebihi berat badan bayi normal 2500-4000 gram..
Dia memang terlihat lucu dibalut gumpalan lemak di bawah kulitnya, tapi kelebihannya membuat dia juga harus dirawat karena resiko yang mungkin terjadi akibat berat badannya yang lebih….hehehe ^_^

u are so big

anakku yang satu ini juga sama saja, aku memanggilnya bayi raksasa, meski menjadi ko-ass terasa begitu melelahkan namun begitu melihat wajah-wajah mereka, seakan semuanya terbayar sudah, tak heran saat itu seorang ibu yang baru saja bersalin tak membutuhkan obat anestesi apapun untuk mengurangi sakitnya tiap tusukan jarum yang menembus lapis demi lapis jalan lahirnya, dia cuma bilang “mbak, tolong bawa anak saya saja ke samping saya” dan dia menangis penuh haru sambil menciumi sang buah hati sementara aku asyik menjahit sedikit robekan di perineumnya….Mom..Mom..u are superwoman!!
Setiap kali ada di ruangan itu, berada di samping seorang ibu yang sedang kesakitan menanti persalinan, anganku membawaku ke tahun itu 24 tahun lalu di sebuah Rumah Sakit, ntah bagaimana erangan mamaku saat itu, apakah ada orang yang bisa dia genggam erat tangannya saat rasa sakit itu datang..mungkin zaman sekarang sudah berubah, orang-orang dengan mudahnya memilih untuk bersalin tanpa rasa sakit. Namun, inilah yang kutahu, yang kupelajari, bahwa ada rasa yang tak mampu kau ucapkan saat sakit itu digantikan tangisan sang buah hati, suddenly you lose all the pain, kepuasan tersendiri karena dengan tenagamu sendiri dan lewat penantian lama akhirnya kau bisa membawa kehidupan baru itu ke dunianya, even i don’t get this experience before, but i know from their eyes, they want to share their happiness, their satisfaction..
I LOVE YOU MOM

By Ny.R saat pulang

 

Hello world! Januari 10, 2009

Filed under: Uncategorized — Nia only @ 10:36 am

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!