Bavure's Blog

Just another WordPress.com weblog

Thank’s GOD Mei 4, 2009

Filed under: Sekedar Coretan Tangan — Nia only @ 3:54 pm

2 May 2009

Siang itu tekad kami bulat sudah untuk menempuh perjalanan jauh demi menyaksikan kebahagiaan saudari terkasih kami, di kota yang merupakan ibukota Jawa tengah itu..
Kami terdiri dari empat kru :
ada yang berperan sebagai kapten selaku pemimpin perjalanan ini,
ada pula navigator yang memberikan petunjuk perjalanan ini,
ada pula yang menjadi penyemangat, yang rela berisik setiap saat, yang penting kapten tidak ngantuk
dan terakhir penasehat yang setia dengan segala petuah dan saran2nya selaku yang dituakan….

Kami melakukan perjalanan yang tak biasa ini melalui jalur yang tak biasa pula..
Berharap pada seberkas ingatan akan perjalanan yang lalu
Dan mengandalkan sejuta harapan pada berbagai penunjuk jalan yang ada
Ternyata oh ternyata…..
Yang tertulis tidaklah harus selalu menyenangkan
seperti tertulis pada Kitab, mengikutKu tidaklah seindah yang kau bayangkan…
Banyak rintangan di sana,
sama seperti jalur yang tak biasa ini…Jalur yang sepi, hanya bertemankan cahaya bintang, bulan
serta sedikit kelap kelip si kunang-kunang, binatang bercahaya

Saat itu kami sudah melintasi setengah perjalanan, hanya mobil kami yang berada di jalan kecil itu
Lalu….tiba-tiba di depan kami tampak sebuah truk terbalik, perasaan kami tak enak

Kami berada di tanjakan yang ekstrim, dan mobil itu tiba2 mati….kemudian mundur….
ke arah jurang curam….gelap….

Ini mungkin kadar adrenalin terbesar yang pernah mengalir dalam darah kami
Semua kru panik, berusaha menenangkan satu sama lain meski ada ketakutan luar biasa dalam dirinya
Sekejap….diam yang jadi sahabat saat itu
Berusaha untuk maju, namun mobil itu tetap saja mundur ke arah jurang

Semuanya turun dari mobil,
Aku hanya terdiam melihat ban mobil yang hanya beberapa centimeter saja dari jurang terjal itu
Kalau saja sang kapten salah putar stir, bisa mati kami ini, pikirku.
Akhirnya,
ada cahaya lampu motor di depan kami
tanpa pikir panjang, kami meminta tolong pada orang itu
Puji syukur pada Yang Kuasa karena Dia ternyata mengirimkan orang yang ramah itu untuk menolong kami, dan dengan keahliannya, mobil itu bisa melaju melewati tanjakan ekstrim..

Kita tidak jadi mati, teriak kami satu sama lain..
Segala puja dan puji kami haturkan padaNYA saat itu, jutaan bintang bercahaya jadi saksi bisu akan salah satu peristiwa terdasyat dalam hidup kami, langit saat itu indah sekali kawan….
dan memang saat sesorang dihadapkan pada kematian, saat itulah dia tahu bagaimana menghargai kehidupan..

Terima kasih buatNYA, dan seorang malaikat yang membantu kami saat itu
akhirnya kami bisa berkumpul dengan orang2 yang kami kasihi
terima kasih buat kru perjalanan 2 mei 2009, kalian memang yang terbaik teman…
ingat kita harus foto lagi yah hehehehe

Hiduplah dengan penuh kasih, seakan kau akan mati besok….

Thank’s God we are still alive ^_^

Iklan
 

2 Responses to “Thank’s GOD”

  1. Henry Says:

    betul nya itu…ato cuma cerpen aja???

  2. Nia only Says:

    hahahah….ini beneran henry….dan aku sungguh berterimakasih bisa selamat hehehehe ^_^


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s